Minggu, 19 Februari 2012

Untukmu pujaan hatiku

Semuanya berawal dari kedua mata
Ketika aku hanya berani mencuri pandang wajahmu disana
Dengan pakaian rapat tak kau biarkan auratmu terbuka
Karena memang tak selayaknya bisa dipandang oleh sembarang mata
Maka seiring perjalanan masa
Kumulai beranikan diri tuk bertanya
Tuk selanjutnya berbagi cerita
Telah kukatakan kepadamu semenjak awal mula
Bahwa aku adalah lelaki ibuku sepanjang masa
Sebagai wujud bakti sebagaimana rasul telah bersabda
“ibumu, ibumu, ibumu!”begitulah dalam sebuah hadist yang pernah kubaca
“lalu ayahmu!”sebagai kelanjutan ucapan dari lidah yang mulia
Sebuah jawaban darimu membuatku begitu lega
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang berbakti daripada yang durhaka
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang demawan daripada yang bakhil harta
Dan kau pun berharap bahwa pendampingmu kelak bisa membuatmu bahagia
Kau pernah berkata ingin segera menikah sebagai suatu rencana
Bila kelak Allah mempertemukanmu dengan jodoh pilihan-Nya
Agar mampu menjaga kesucian niatmu dalam mewujudkan berbagai cita
Serta menjadikanmu lebih kuat kala cobaan dan ujian datang menerpa
Karena akan ada seseorang yang akan mendampingi senantiasa
Namun yang harus kau tahu adalah bahwa aku lelaki biasa
Segala kelebihan dan kelamahan pastilah kupunya

Dibajak dari buku " ISTIKHARAH CINTA"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar