Minggu, 11 November 2012

Surat Cinta Matematikawan

Untuk … tersayang

Tiga minggu yang lalu…
Untuk pertama kalinya kulihat kau berdiri tegak lurus lantai
Kulihat alismu yang berbentuk setengah lingkaran dengan diameter 4 cm
Saat itulah kurasakan sesuatu yang lain dari padamu
Kurasakan cinta yang rumit bagaikan invers matriks berordo 5×5

Satu minggu kemudian aku bertemu kau kembali…
Kurasakan cintaku bertambah,
bagaikan deret divergen yang mendekati tak hingga
Limit cintaku bagaikan limit tak hingga
Dan aku semakin yakin,
hukum cinta kita bagaikan
hukum kekekalan trigonometri sin2+cos2 = 1

Kurasakan dunia yang bagaikan kubus ini menjadi milik kita berdua
Dari titik sudut yang berseberangan,
kau dan aku bertemu di perpotongan diagonal ruang

Semakin hari kurasakan cintaku padamu
bagaikan grafik fungsi selalu naik yang tidak memiliki nilai ekstrim.
Hanya ada titik belok horizontal yang akan selalu naik
Kurasakan pula kasihku padamu
bagaikan grafik tangen (90o < x < 2700)

Namun aku bimbang…
Kau bagaikan asimtot yang sulit bahkan tidak mungkin kucapai
Aku bingung bagaikan memecahkan soal sistem persamaan linear
yang mempunyai seribu variabel dan hanya ada 100 persamaan
Bahkan ekspansi baris kolom maupun Gauss Jordan pun tak dapat memecahkannya

Puisi Cinta Anak Gila Fisika

Inginku mengejarmu dgn
Kecepatan 100km/jam
Namun apa daya gravitasiku
Hanya 10m/s
Begitu berat langkah kakiQ yg berkekuatan
10 newton Ini tak sanggup Q ayungkan
Q hanya bisa memandangmu dgn mata
Berakomodasi penuh dgn kekuatan
lensa 10 Dioptri
Tanpa bisa mengejarmu aQ hanya berharap
Cahaya cinta dgn intensitas tinggi dapat menyinari
Hatimu & cintamu
Menghangatkan hatiQ dgn kalor 10 Joule

Jika Mahasiswa Kedokteran Lagi Kasmaran

Hari itu, ketika tubuhku pada metabolismenya yang terendah...

Mataku berakomodasi tak percaya...
Benarkah yang tertangkap oleh nervi optic ku???

Dalam sms mu...
Katamu, akulah nukleus kehidupanmu...
Katamu, jika kau flagelatta, maka akulah ATP...
Katamu, jika kau inflamasi, akulah prostaglandin...

Sadarkah kau??
Kau berhasil membuatku mengalami hipertensi fisiologis dan tachycardi...
Perintahkan membrana tympani mu mendengar seluruh discuss vertebralis ku berkata...

"Setiap cardiac outputku membutuhkan pacemaker darimu
Setiap detail gerakan glossus mu merangsang saraf simpatis ku."

"Ucapan selamat malammu laksana diazepam...
Ucapan "jangan menangis, sayang"mu bagaikan valium bagiku...
Dan ketika kau pergi...terasa bagaikan imunosupresi untukku..."

Apa yang terjadi padaku???

Cinta kau bilang???
Tak pernah kudengar Dorland mengucapkannya...
Di jurnal mana aku bisa memperoleh Randomised
Control Trial dengan Double Blind tentang nya???

Diagnosa aku...
Infus aku dengan cairan elektrolit "aku milikmu"...
Dan kita akan mengaktivasi seluruh sistem organ kita bersama-sama...
Sampai brain stem death memisahkan kita...

Patah Hati

Kaum pecinta kiranya mengenal
Kedua kata ini
patah hati
disaat harapan dan kenyataan tak sejalan

ku tak dapat lagi berbuat apa-apa
senyum keindahan tak lagi ada
yang  ada hanya rintihan hati
buah dari teriris belati kekejaman cinta
hasil dari tusukan badik pengkhianatan
cinta

patah hati dan cinta itu
sejalan dan bahkan jadi sekutu licik
menghancurkan perasaan indah yang pernah tercipta

cinta itu indah tapi kadang menyakitkan
sakit…..!
aku yang mungkin yang tunduk dalam
genggaman cinta
akhirnya mengikhlaskan diriku terjerat tali
sakit itu

cinta tak selamanya indah kawan…!!!
Cinta tak selamanya bahagia kawan…!!!
Pengkhianatan
Kebohongan
Janji palsu
Dan masih banyak yang lainnya….
Adalah pemicu meretasnya virus patah hati

Sakit hati ini ….
Mungkin aku tak pernah mengerti mengapa
Ini terjadi
Apakah ada kesengajaan atau tidak

Sakit….
Sakit…
Hatiku yang sakit
Membuat akal sehatku sedikit tergoncang
Hati terasa teriris pisau rayuan cinta masa lalu
Perih
Sakit
Mungkin tak akan ada lagi perban kasih sayang
Pembalut luka patah hati

Mungkin ku belum terlalu mengenal kata bahagia
Hingga akhirnya kumengenal cintamu
Dan aku tak pernah tahu derita sebenarnya
Sampai akhirnya ku tak mendapatkan cinta itu
Terima kasih telah mengenalkan pada kedua rasa itu

Ada luka di balik senyumku

Ada bahagia dibalik deritaku
itulah yang kita lihat
Dan yang aku rasakan

                                                      Titan surianto

Rabu, 07 November 2012

Diantara gemulai lambayan nyiur♣kulemparan senyum untukmu♣yg kurindu Di palung hati yg paling dalam♣ku ukir nama yg indahkan hati kelam♣Kisahmu adalah bait angan sertaku mengisi imajinasiku setiap waktu♣Kisahku kelam menjadi puing menyusut hambar meresap♣Sebening embun pagi♣cinta kasih kupersembahkan untukmu yg terkasih♣laksana jingga lukiskan sejuta indah♣kutuang dalam aksara bisu ♣

Kamis, 01 Maret 2012

Akhir Hayat Rasulullah


Ada sebuah kisah tentang cinta yang sebenar-benarnya cinta yang dicontohkan Allah melalui kehidupan Rasul-Nya. Pagi itu, walaupun langit mulai menguning, burung-burung gurun enggan mengepakkan sayapnya. Pagi itu, Rasulullah dengan suara terbatas memberikan khutbah, “Wahai ummatku… kita semua ada dalam kekuasaan Allah dan cinta kasih-Nya, maka taatilah dan bertakwalah kepada-Nya, Kuwariskan dua perkara pada kalian, Al-Qur’an dan sunnahku. Barang siapa yang mencintai sunnahku, berarti mencintai aku, dan kelak orang-orang yang mencintaiku akan masuk syurga bersama-sama aku.”
Khutbah singkat itu diakhiri dengan pandangan mata Rasulullah yang tenang dengan penuh minat menatap sahabatnya satu persatu. Abu Bakar menatap mata itu dengan berkaca-kaca, Umar dadanya naik turun menahan nafas dan tangisnya, Ustman menghela nafas panjang, Ali menundukkan kepalanya dalam-dalam. Isyarat itu telah datang, saatnya sudah tiba. “Rasulullah akan meninggalkan kita semua”. Keluh hati semua sahabat kala itu. Manusia tercinta itu hamper selesai menunaikan tugasnya di dunia. Tanda-tanda itu semakin kuat. Ali dan Fadhal dengan cepat menangkap Rasulullah yang lemah dan goyah ketika turun dari mimbar. Di saat itu, kalau mampu seluruh sahabat yang hadir di sana pasti akan menahan detik-detik berlalu.
Matahari kian tinggi, tapi pintu rumah Rasulullah masih tertutup. Sedang di dalamnya Rasulullah sedang terbaring lemah dengan keningnya yang berkeringat dan membasahi pelepah kurma yang menjadi alas tidurnya. Tiba-tiba di luar pintu terdengar seorang yang berseru mengucapkan salam. “Bolehkah saya masuk?” tanyanya. Tapi Fatimah tidak mengizinkannya masuk. “maaf ayahku sedang demam.” Kata Fatimah yang membalikkan badan dan menutup daun pintu. Kemudian ia kembali menemani ayahnya, yang ternyata sudah membuka mata dan bertanya pada Fatimah. “Siapakah itu wahai anakku?” tak tahulah ayahku, orang yang sepertinya baru kali ini aku melihatnya.” Tutur Fatimah lembut. Lalu Rasulullah menatap putrinya itu dengan pandangan yang menggetarkan. Seolah-olah bagian demi bagian wajah anaknya itu hendak dikenang. “Ketahuilah dialah yang menghapuskan kenikmatan sementara, dialah yang memisahkan pertemuan di dunia. Dialah malaikat maut.” Kata Rasulullah. Fatimah pun menahan tangisnya. Malaikat maut dating menghampiri tapi Rasulullah menanyakan kenapa Jibril tidak ikut menyertainya.mkemudian dipanggillah jibril yang sebelumnya sudah bersiap di atas langit dunia menyambut ruh kekasih Allah dan penghulu dunia ini. “Jibril jelaskanlah apa hakku nanti di hadapan Allah?” Tanya Rasulullah dengan suara yang amat lemah. “Pintu-pintu langit telah terbuka, para malaikat telah menanti ruhmu, semua syuga telah terbuka lebar menanti kedatanganmu.” Kata jibril. Tapi itu ternyata tidak membuat Rasulullah lega. Matanya masih penuh kecemasan. “Engkau tidak senang mendengar kabar ini?” Tanya Jibril lagi. “kabarkan kepadaku bagaimana nasib ummatku kelak?” Jangan khawatir wahai Rasul Allah. Aku pernah mendengar Allah berfirman kepadaku, “Kuharamkam syurga bagi siapa saja kecuali ummat Muhammad telah berada di dalamnya.” Kata Jibril.  Detik-detik semakin dekat, saatnya Izrail melakukan tugas. Perlahan ruh Rasulullah ditarik. Nampak seluruh tubuh Rasulullah bersimbah peluh, urat-urat lehernya menegang. “Jibril betapa sakitnya sakaratul maut ini.” Perlahan Rasulullah mengaduh. Fatimah terpejam. Ali yang ada di sampingnya menunduk semakin dalam dan Jibril memalingkan muka. “Jijikkah engkau melihatku, hingga kau palingkan wajahmu Jibril?” Tanya Rasulullah pada malaikat pengantar wahyu itu. “Siapakah yang sanggup melihat kekasih Allah direnggut ajal.” Kata Jibril.  Kemudian terdengar Rasulullah memekik, karena sakit yang tidak tertahankan lagi. “Ya Allah! Dahsyatnya maut ini, timpakan saja semua siksa maut ini kepadaku, jangan pada ummatku.” Badan Rasulullah mulai dingin kaki dan dadanya sudah tidak bergerak lagi. Bibirnya bergetar seakan hendak membisikkan sesuatu. Ali segera mendekatkan telinganya. “Peliharalah shalat dan peliharalah orang-orang lemah diantaramu.” Di luar pintu tangis mulai terdengar bersahutan, sahabat saling berpelukan. Fatimah menutupkan tangan di wajahnya, dan Ali kembali mendekatkan telinganya ke bibir Rasulullah yang mulai kebiruan. “Ummatii, ummatii, ummatii.” Dan berakhirlah hidup manusia mulia yang member sinaran itu. 

Allahumma sholli ‘ala Muhammad wa baarik wa Salim ‘alaih…

Betapa cintanya Rasulullah kepada kita…

Kami juga mencintaimu Ya Rasulullah…
Dan cinta itu, akan kami buktikan

Minggu, 19 Februari 2012

Cintailah Dia Dengan Sederhana

Cinta sejati adalah ketika dia mencintai orang lain, dan kamu masih mampu tersenyum, sambil berkata: aku turut bahagia untukmu.

Jika kita mencintai seseorang, kita akan sentiasa mendoakannya walaupun dia tidak berada disisi kita.

Jangan sesekali mengucapkan selamat tinggal jika kamu masih mau mencoba. Jangan sesekali menyerah jika kamu masih merasa sanggup. Jangan sesekali mengatakan kamu tidak mencintainya lagi jika kamu masih tidak dapat melupakannya.

Perasaan cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga. Jadi jika kamu mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup telinga. Tapi apabila kamu Coba menutup matamu dari orang yang kamu cintai, cinta itu berubah menjadi titisan air mata dan terus tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.

Cinta datang kepada orang yang masih mempunyai harapan walaupun mereka telah dikecewakan. Kepada mereka yang masih percaya, walaupun mereka telah dikhianati. Kepada mereka yang masih ingin mencintai, walaupun mereka telah disakiti sebelumnya dan kepada mereka yang mempunyai keberanian dan keyakinan untuk membangunkan kembali kepercayaan.

Jangan simpan kata-kata cinta pada orang yang tersayang sehingga dia meninggal dunia , lantaran akhirnya kamu terpaksa catatkan kata-kata cinta itu pada pusaranya . Sebaliknya ucapkan kata-kata cinta yang tersimpan dibenakmu itu sekarang selagi ada hayatnya.

Cinta bukan mengajar kita lemah, tetapi membangkitkan kekuatan. Cinta bukan mengajar kita menghinakan diri, tetapi menghembuskan kegagahan. Cinta bukan melemahkan semangat, tetapi membangkitkan semangat -Hamka

Cinta dapat mengubah pahit menjadi manis, debu beralih emas, keruh menjadi bening, sakit menjadi sembuh, penjara menjadi telaga, derita menjadi nikmat, dan kemarahan menjadi rahmat.

Sungguh menyakitkan mencintai seseorang yang tidak mencintaimu, tetapi lebih menyakitkan adalah mencintai seseorang dan kamu tidak pernah memiliki keberanian untuk menyatakan cintamu kepadanya.

Hal yang menyedihkan dalam hidup adalah ketika kamu bertemu seseorang yang sangat berarti bagimu. Hanya untuk menemukan bahwa pada akhirnya menjadi tidak berarti dan kamu harus membiarkannya pergi.

Kamu tahu bahwa kamu sangat merindukan seseorang, ketika kamu memikirkannya hatimu hancur berkeping.
Dan hanya dengan mendengar kata “Hai” darinya, dapat menyatukan kembali kepingan hati tersebut.

Tuhan ciptakan 100 bahagian kasih sayang. 99 disimpan disisinya dan hanya 1 bagian diturunkan ke dunia. Dengan kasih sayang yang satu bahagian itulah, makhluk saling berkasih sayang sehingga kuda mengangkat kakinya kerana takut anaknya terpijak.

Kadangkala kamu tidak menghargai orang yang mencintai kamu sepenuh hati, sehinggalah kamu kehilangannya. Pada saat itu, tiada guna sesalan karena perginya tanpa berpatah lagi.

Jangan mencintai seseorang seperti bunga, kerana bunga mati kala musim berganti. Cintailah mereka seperti sungai, kerana sungai mengalir selamanya.

Cinta mampu melunakkan besi, menghancurkan batu, membangkitkan yang mati dan meniupkan kehidupan padanya serta membuat budak menjadi pemimpin. Inilah dasyatnya cinta!

Permulaan cinta adalah membiarkan orang yang kamu cintai menjadi dirinya sendiri, dan tidak merubahnya menjadi gambaran yang kamu inginkan. Jika tidak, kamu hanya mencintai pantulan diri sendiri yang kamu temukan di dalam dirinya.

Cinta itu adalah perasaan yang mesti ada pada tiap-tiap diri manusia, ia laksana setitis embun yang turun dari langit,bersih dan suci. Cuma tanahnyalah yang berlain-lainan menerimanya. Jika ia jatuh ke tanah yang tandus,tumbuhlah oleh kerana embun itu kedurjanaan, kedustaan, penipu, langkah serong dan lain-lain perkara yang tercela. Tetapi jika ia jatuh kepada tanah yang subur,di sana akan tumbuh kesuciaan hati, keikhlasan, setia budi pekerti yang tinggi dan lain-lain perangai yang terpuji.~ Hamka

Kata-kata cinta yang lahir hanya sekadar di bibir dan bukannya di hati mampu melumatkan seluruh jiwa raga, manakala kata-kata cinta yang lahir dari hati yang ikhlas mampu untuk mengubati segala luka di hati orang yang mendengarnya.

Kamu tidak pernah tahu bila kamu akan jatuh cinta. namun apabila sampai saatnya itu, raihlah dengan kedua tanganmu,dan jangan biarkan dia pergi dengan sejuta rasa tanda tanya dihatinya

Cinta bukanlah kata murah dan lumrah dituturkan dari mulut ke mulut tetapi cinta adalah anugerah Tuhan yang indah dan suci jika manusia dapat menilai kesuciannya.

Bukan laut namanya jika airnya tidak berombak. Bukan cinta namanya jika perasaan tidak pernah terluka. Bukan kekasih namanya jika hatinya tidak pernah merindu dan cemburu.

Sumber : http://safruddin.wordpress.com

SIKAP

Semakin lama saya hidup, semakin saya sadar
Akan pengaruh sikap dalam kehidupan

Sikap lebih penting daripada ilmu,
daripada uang, daripada kesempatan,
daripada kegagalan, daripada keberhasilan,
daripada apapun yang mungkin dikatakan
atau dilakukan seseorang.

Sikap lebih penting
daripada penampilan, karunia, atau keahlian.
Hal yang paling menakjubkan adalah
Kita memiliki pilihan untuk menghasilkan
sikap yang kita miliki pada hari itu.

Kita tidak dapat mengubah masa lalu
Kita tidak dapat mengubah tingkah laku orang
Kita tidak dapat mengubah apa yang pasti terjadi

Satu hal yang dapat kita ubah
adalah satu hal yang dapat kita kontrol,
dan itu adalah sikap kita.

Saya semakin yakin bahwa hidup adalah
10 persen dari apa yang sebenarnya terjadi pada diri kita,
dan 90 persen adalah bagaimana sikap kita menghadapinya.

Biodata Iblis

Nama : Iblis
Gelar : Setan
Tgl Lahir : 1 – 1 tahun perintah sujud kepada Adam
Alamat : Hati orang – orang yang lengah
Warga Negara : Dunia
Agama : Kekufuran
Pekerjaan : Pengasuh semua manusia yang sesat dan dimurkai oleh Allah
Pangkat dan golongan : Pembangkang utama
Jabatan : Pemimpin tertinggi kekufuran dan syirik
Masa Kerja : Sejak kelahiran Adam sampai kiamat
Modal Kerja : Penipuan
Sarana : Seks, harta, dan semua hiasan dunia
Sumber Rezeki : Semua yang haram
Tempat Kerja : Night club, pasar, dan tempat – tempat yang kotor
Hobi : Menyesatkan dan menjerumuskan manusia
Cita – Cita : Semua manusia masuk neraka
Istri : Semua yang terbuka auratnya
Cucu : Yang durhaka pada orang tuanya
Yang ditakuti : Zdikir dan ayat suci Al Qur’an
Musuh : Allah dan orang yang beriman
Teman : Semua yang rakus, boros, dan ingin kekal
Kekuasaan : Nihil
Kemampuan : Lemah
Wewenang : Merayu
Yang paling disenangi : Pemutusan hubungan antara Allah da manusia
Kepribadian : Angkuh
Alat komunikasi : Was – was dan mengumpat

Untukmu pujaan hatiku

Semuanya berawal dari kedua mata
Ketika aku hanya berani mencuri pandang wajahmu disana
Dengan pakaian rapat tak kau biarkan auratmu terbuka
Karena memang tak selayaknya bisa dipandang oleh sembarang mata
Maka seiring perjalanan masa
Kumulai beranikan diri tuk bertanya
Tuk selanjutnya berbagi cerita
Telah kukatakan kepadamu semenjak awal mula
Bahwa aku adalah lelaki ibuku sepanjang masa
Sebagai wujud bakti sebagaimana rasul telah bersabda
“ibumu, ibumu, ibumu!”begitulah dalam sebuah hadist yang pernah kubaca
“lalu ayahmu!”sebagai kelanjutan ucapan dari lidah yang mulia
Sebuah jawaban darimu membuatku begitu lega
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang berbakti daripada yang durhaka
Kau berkata bahwa lebih baik memiliki suami yang demawan daripada yang bakhil harta
Dan kau pun berharap bahwa pendampingmu kelak bisa membuatmu bahagia
Kau pernah berkata ingin segera menikah sebagai suatu rencana
Bila kelak Allah mempertemukanmu dengan jodoh pilihan-Nya
Agar mampu menjaga kesucian niatmu dalam mewujudkan berbagai cita
Serta menjadikanmu lebih kuat kala cobaan dan ujian datang menerpa
Karena akan ada seseorang yang akan mendampingi senantiasa
Namun yang harus kau tahu adalah bahwa aku lelaki biasa
Segala kelebihan dan kelamahan pastilah kupunya

Dibajak dari buku " ISTIKHARAH CINTA"

Ini kampuz bukan mall

Kampus jadi arena ‘mojok’, jadi arena ‘transaksi’ baik obat terlarang bahkan ‘perdagangan manusia-manusia cantik
Kampus bukan mall
Di sini tempat orang-orang yang ingin mengilmui ilmunya
Di sini tempat kita memberikan pencerahan berpikir
Ini kampus bukan mall
Tempat para dosen mendidik bukan sekedar mengajar apalagi mengumpulkan ‘sen-demi sen’ lewat proyek-proyek dan mengabaikan mahasiswa
Ini kampus bukan mall
Tempat orang menghargai moral
Bukan merobek-robek moral jadi serpihan-serpihan kemaksiatan terselubung
Ini kampus bukan mall
Semua rakyat bisa di sini! Bukan hanya orang-orang kaya yang dapat membayar tinggi untuk status dan gelar!
Ini kampus, bukan mall saudara(i)
Tempat lahirnya para perubah nasib negeri,
Bukan untuk menjadi proyek swastanisasi
Ini kampus bukan mall
Anda tak bisa hanya ‘menikmati’ gelar siap saji, atau menjadi lulusan instan yang setelah itu…
Anda menjadi Sarjana Hukum yang memelintir kebenaran
Menjadi dokter-dokter yang melakukan malpraktek
Menjadi ekonom dan manajer yang korup
Menjadi guru yang hanya ‘menjual’ nilai-nilai
Menjadi politisi busuk yang gila jabatan
Ini kampus bukan mal
Jadi…
Biarkan tempat ini melahirkan para pemikir, para perubah negeri
Yang jujur, bermoral, adil dan cerdas!
Agar bangsa ini tak lagi jadi bangsa selebritis yang rakyatnya senang dipuja dan para pemuda-pemudinya berbondong-bondong ingin jadi idola. Bahkan bayi pun dikonteskan pula!
Ini kampus bukan mall
Mari kita cerahkan pikiran
Dari sini!

Dibajak dari buku "Agar Ngampus Tak Sekedar Status"

Patah Hati

Kaum pecinta kiranya mengenal
Kedua kata ini
patah hati
disaat harapan dan kenyataan tak sejalan

ku tak dapat lagi berbuat apa-apa
senyum keindahan tak lagi ada
yang  ada hanya rintihan hati
buah dari teriris belati kekejaman cinta
hasil dari tusukan badik pengkhianatan
cinta

patah hati dan cinta itu
sejalan dan bahkan jadi sekutu licik
menghancurkan perasaan indah yang pernah tercipta

cinta itu indah tapi kadang menyakitkan
sakit…..!
aku yang mungkin yang tunduk dalam
genggaman cinta
akhirnya mengikhlaskan diriku terjerat tali
sakit itu

cinta tak selamanya indah kawan…!!!
Cinta tak selamanya bahagia kawan…!!!
Pengkhianatan
Kebohongan
Janji palsu
Dan masih banyak yang lainnya….
Adalah pemicu meretasnya virus patah hati

Sakit hati ini ….
Mungkin aku tak pernah mengerti mengapa
Ini terjadi
Apakah ada kesengajaan atau tidak

Sakit….
Sakit…
Hatiku yang sakit
Membuat akal sehatku sedikit tergoncang
Hati terasa teriris pisau rayuan cinta masa lalu
Perih
Sakit
Mungkin tak akan lagi perban kasih sayng
Pembalut luka patah hati

Mungkin ku belum terlalu mengenal kata bahagia
Hingga akhirnya kumengenal cintamu
Dan aku tak pernah tahu derita sebenarnya
Sampai akhirnya ku tak mendapatkan cinta itu
Terima kasih telah mengenalkan pada kedua rasa itu

Ada luka di balik senyumku

Ada bahagia dibalik deritaku
itulah yang kita lihat
Dan yang aku rasakan

                                                      Titan surianto